islam - nasehat menyejukkan di bulan ramadhan - masjid putih bersinar emas

Nasehat Menyejukkan di Bulan Ramadhan

Mufti Menk

Bulan Ramadhan sedang berjalan di awal perjalanannya, bersemangat kah Anda menghadapi nya? 🙂 Nasehat Menyejukkan di Bulan Ramadhan dari Mufti Menk berikut, semoga menjadi penyemangat kita, untuk mengambil bagian di bulan yang penuh berkah ini. Amin.

Arguments …

Don’t get drawn into arguments, petty squabbles and quarrels in #Ramadan. These sins may take away all of the reward and you’re left with nothing but merely hunger and thirst. Remain silent and dignified. The best best way to respond is to say, “I am fasting.”

— Mufti Ismail Menk (@muftimenk) May 19, 2018

Jangan terlibat dalam perdebatan, pertikaian kecil dan pertengkaran di bulan Ramadan. Dosa-dosa ini dapat mengambil semua pahala dan Anda tidak memiliki apa-apa selain hanya rasa lapar dan haus. Tetap diam dan berwibawa. Cara terbaik terbaik untuk merespons adalah dengan mengatakan, “Saya sedang berpuasa.”

Ramadhan Spirit …

Don’t think #Ramadhan is for perfect souls. Seek the Almighty in whatever state you’re in; those in pain, the broken-hearted, those whose spirits are crushed. If you’ve taken that first step towards Him, know that He will come to your rescue each time!

— Mufti Ismail Menk (@muftimenk) May 17, 2018

Jangan berpikir bulan Ramadhan adalah untuk jiwa yang sempurna dan soleh saja. Carilah Yang Maha Kuasa dalam keadaan apa pun yang Anda hadapi. mereka yang berada di dalam kesulitan, yang sedang mengalami kekecewaan hati, mereka yang semangatnya hancur. Jika Anda telah mengambil langkah pertama ke arah-Nya (Allah), ketahuilah bahwa Dia akan datang untuk menyelamatkan Anda setiap saat!

Top Priority …

For many people, their darkest days are normally the ones that get them closest to the Almighty. Their most profound experiences of worship will be when they’re on the brink of giving up; when they feel there are no options. Let’s change that and make Him our top priority always.

— Mufti Ismail Menk (@muftimenk) May 19, 2018

Bagi kebanyakan orang, hari-hari tergelap dalam hidup mereka, biasanya adalah hari-hari dimana mereka merasa paling dekat dengan Yang Mahakuasa, Allah. Pengalaman ibadah yang terasa paling mendalam, adalah ketika mereka hampir menyerah, ketika mereka merasa tidak ada pilihan. Mari ubah dan jadikan Selalu Allah yang jadi utama dalam segala kehidupan kita. (Untuk menunjukkan rasa syukur dan kewajiban kita sebagai Hamba, tujuan dari hidup seorang manusia bahkan jin)

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” 

(QS. adz-Dzariyat: 56)